Musyawarah Kerja Nasional JAT
Kamis, 10 Desember 2011

(Ansharuttauhid.com) - Pada tanggal 13-14 Muharram 1433 H yang bertepatan dengan tanggal 9-10 Desember 2011 berlangsung musyawarah kerja nasional JAT (Jama'ah Ansharut Tauhid) di Tawangmangu Solo dengan agenda membahas program kerja 1433 - 1434 H rapat yang dihadiri seluruh staf Sariyah ini diawali dengan taujih Amir Biniyabah Ustadz Muhammad Ahwan, beliau menyampaikan visi dan misi Jama'ah Ansharut Tauhid yg dijadikan dasar penyusunan program masing kerja Jat setahun mendatang, selain itu beliau juga berpesan agar menjaga Niat perjuangan benar-benar karena Allah Swt, dan cara perjuangan harus sesuai dengan syariat Islam yaitu dakwah jihad dan amar makruf nahi mungkar dalam sebuah wadah Jama'ah.
Beliau juga mengingatkan bahwa "jangan pernah bermimpi jika perjuangan penegakkan Islam sepi dari hambatan, ujian dan cobaan" Ust.Ahwan juga menyampaikan kunci sukses dalam kehidupan berjama'ah adalah "sam'u wa thoat" selepas pembukaan dan taujih Amir musyawarah dilanjutkan dengan Sidang Komisi guna merumuskan program kerja masing-masing sariyah setahun yang akan datang. (Fudhail/JMC)
Akhbar sebelumnya:
- Penolakan Ust.Abu terhadap Vonis dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
- Tanggapan JAT terkait pengurangan hukuman Ust.Abu Bakar Ba'asyir
- Ustadz Abu Bakar Ba'asyir hukumannya berkurang menjadi 9 Tahun
- Klarifikasi Ustadz Son Hadi, Jurubicara JAT Media Center
- Beda Ijtihad, Takfirkan Ustadz Abu Bakar Basyir
"Negara yang berdasarkan idiologi Ciptaan manusia seperti Negara Nasionalis, Sosialis, Demokrasi, Pancasila dll adalah bentuk negara Bid'ah Mukaffiroh (Bid'ah yg menjerumuskan kepada Kekafiran) yg direkayasa oleh kafir Zionis Yahudi untuk mengotori Aqidah umat islam dan untuk memisahkan Ummat Islam dari Al Qur'an dan Sunnah." (eds 05)

Publikasi
"Negara yang berdasarkan idiologi Ciptaan manusia seperti Negara Nasionalis, Sosialis, Demokrasi, Pancasila dll adalah bentuk negara Bid'ah Mukaffiroh (Bid'ah yg menjerumuskan kepada Kekafiran) yg direkayasa oleh kafir Zionis Yahudi untuk mengotori Aqidah umat islam dan untuk memisahkan Ummat Islam dari Al Qur'an dan Sunnah." (eds 05)

Akhbar

