Ust.Abu Bakar Ba’asyir: Tuntutan Menyampaikan Dakwah Tauhid yang Tegas


JAKARTA (Ansharuttauhid.net) - Ustad Abu Bakar Ba’asyir yang ketika ditemui di Bareskrim Mabes Polri Jakarta oleh para pembesuk (22/5)  selalu saja beliau tidak lupa untuk memberikan senyuman kepada para tamunya dan tidak lupa juga beliau selalu memberikan nasihat dan tausiyah, padahal seperti yang kita ketahui, bahwa ustad Abu saat ini berada dalam sel tahanan Bareskrim dikarenakan tuduhan yang tidak pernah bisa dibuktikan di depan pengadilan, namun karena atas desakan dari negara pendonor yaitu Amerika dan australia, agar dakwah tauhid ustad Abu tidak berjalan lagi, maka dibuatlah sandiwara Terorisme oleh para jongos-jongos Amerika agar ustad Abu mendekam di sel tahanan. Namun, walau berada di dalam tahanan beliau tidak merasakan sedikitpun kesedihan, karena beliau memahami betul bahwa semenjak Nabi-nabi terdahulu diutus untuk menyampaikan risalah tauhid, maka disaat itu pula ia akan mendapatkan perlawanan dari orang-orang kafir, sebagaimana yang beliau alami saat ini.

Pada saat itu (22/5) ustad Abu Bakar Ba’asyir memberikan tausiyah kepada para pembesuk, yang diantara beberapa tausiyahnya, ust. Abu berkata:

"Bahwa sekiranya Da'wah Nabi Ibrahim 'Alaihissalam hanya menjelaskan tentang Tauhid saja. Tidak menjelaskan tentang kesyirikan yang dilakukan umatnya serta tidak mencela perilaku kesyirikannya tidak memusuhi para pelakunya dan membencinya, maka da'wah nabi Ibrahim tidak akan di ganggu, ditangkap dan divonis hukuman mati (dg cara di bakar). Malah kalau di zaman sekarang akan di bangunkan Universitas Tauhid.

Demikian pula dengan Da'wah Nabi Muhammad Shollallohu 'alaihi wasallam. Da'wah Nabi tidak akan diganggu dan dimusuhi serta di kejar-kejar dan hendak dibunuh sekiranya Nabi hanya menjelaskan tentang Tauhid saja.

Namun tidak demikian Sunnahnya. Baik Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad dimusuhi dan dibenci oleh orang kafir, musyrik, karena da'wahnya yang tegas tentang Tauhid tanpa kompromi (bermudahanah) dengan pelaku syirik, berbaro'ah dari pelakunya, memusuhinya, membencinya dan mencelanya.

Dimikian pula menyampaikan da'wah di zaman sekarang harus tegas, disamping menjelaskan Tauhid harus pula dijelaskan tentang kesyirikan berhala-berhalanya dan para penyembah-penyembahnya  seperti : Demokrasi , Panca Sila, UUD45 dll nya."  (a-fth/risalahtauhidnews)

 

"Negara yang berdasarkan idiologi Ciptaan manusia seperti Negara Nasionalis, Sosialis, Demokrasi, Pancasila dll adalah bentuk negara Bid'ah Mukaffiroh (Bid'ah yg menjerumuskan kepada Kekafiran) yg direkayasa oleh kafir Zionis Yahudi untuk mengotori Aqidah umat islam dan untuk memisahkan Ummat Islam dari Al Qur'an dan Sunnah." (eds 05)



Publikasi

"Negara yang berdasarkan idiologi Ciptaan manusia seperti Negara Nasionalis, Sosialis, Demokrasi, Pancasila dll adalah bentuk negara Bid'ah Mukaffiroh (Bid'ah yg menjerumuskan kepada Kekafiran) yg direkayasa oleh kafir Zionis Yahudi untuk mengotori Aqidah umat islam dan untuk memisahkan Ummat Islam dari Al Qur'an dan Sunnah." (eds 05)



Akhbar

 

JamaahAnsharutTauhid

Aqidah dan Manhaj

Berikut ini adalah aqidah dan manhaj Jama’ah Ansharut Tauhid, yang menjelaskan mengenai jati diri kami dan apa-apa yang kami sepakati
more »

Profil JAT

Allah 'Azza wa Jalla dan Rasul-Nya telah memerintahkan umat manusia agar hidup berjama’ah, berkumpul, saling membantu, saling
more »

Khiththoh JAT

Khiththoh ini sebagai rencana induk (masterplan) jama’ah yang merupakan wujud nyata dari keyakinan bahwa Diinul Islam mengajarkan
more »

Kontak JAT

Sekretariat: Jl. Semenromo no.58, 04/XV Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah.
telp. 0271-2167285
Email: info@ansharuttauhid.com